Jumat, 11 Maret 2016

Kades Ulu Konaweha Dilapor Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen


Haeruddin Ketua Gaki Kolaka
Kolaka, dot com- Kepala Desa Ulu Konaweha, Kecamatan Samaturu Kolaka, Muh. Amin. terpaksa harus berurusan dengan petugas kepolisian Polresta Kolaka. Akibat memalsukan dokumen pemerintah. Pasalnya, kades tersebut telah melantik Kepala dusun enam Marsuki, namun hingga masa jabatan Marsuki selama empat tahun. Insetif yang harus diterima marsuki Rp. 500 ribu per bulan. Namun kades tersebut belum pernah memberikan satu rupiah pun Pada Marsuki selama memegang jabatan kepala dusun. 

Menurut keterangan Marsuki, sepengetahuannya kepala dusun tidak memiliki insentif dari pemerintah, namun justru dia ketahui pada saat pihaknya digantikan oleh orang lain. ‘’Saya baru ketahui ketika ada yang memberitahukan, jika jabatan kepala dusun itu menerima insentif dari pemerintah senilai lima ratus ribu per bulan. Yang artinya Kades tersebut telah memalsukan tanda tangan saya untuk membuat laporan keuangan,’’ujar Marsuki.

Untuk itu pihaknya merasa dirugikan oleh kepala desanya. ‘’Saya sudah laporkan di Polres. Atas dugaan pemalsuan dokumen. Karena telah memalsukan tanda tangan saya,’’katanya.
Sementara itu, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKI) kolaka Haeruddin mengatakan, Berdasarkan keterangan yang dia dapatkan dari kepala dusun tersebut, Oknum Kades ini, sudah berupaya untuk mengembalikan. ‘’Kades tersebut sudah mau mengembalikan insenif kepala dusun sebanyak Rp. 18 juta. namun, kepala dusun tersebut memilih agar pihak kepala desa itu diprores secara hukum,’’Ujar Haeruddin

Kata Ketua Gaki itu, dirinya siap mengawal kasus tersebut hingga pihak kepolisian menjerat kades tersebut sesuai aturan perundang- undangan. ‘’saya akan mengawal sampai tuntas,’’katanya.
Kata dia, jika pihak kepolisian tidak menyelesaikan kasus tersebut, dan menjerat kades yang sudah melanggar aturan, pihaknya mengancam akan melayangkan surat  padadi level lebih tinggi. ‘’Bahkan, saya akan melakukan Unjuk rasa didepan kantor polres kolaka,’’ancamnya. Lanjut Haeruddin sembari  berharap agar pihak kepolisian serius dan segera mungkin menyelesaikan kasus tersebut.(Dekri)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Hasrul Design | Majalah Active | Hasrul - Premium Themes | Best Themes