Rabu, 18 Mei 2016

DPW Demokrat Tidak Menanggapi, Wakil Ketua DPRD Kesal



Tirawuta, Active- Polemik Pengakuan pemilik mobil dinas bernomor polisi ganda di DPRD Koltim hingga saat ini belum selesai,  masing- masing masih saling klaim wewenang.

 saya yang pantas menggunakan DT 7 T sebab, "saya senior. Saya yang pantas karena berdasarkan peraturan PKPU bahwa, DT 7 T digunakan oleh Partai yang suaranya terbanyak kedua. Kami di DPRD yakini ada aturan yang tersurat ada juga yang tersirat". Demikian percakapan dua Wakil rakyat di Gedung representatif Koltim. Hingga kini mereka masih saling klaim wewenang dan tanggung jawab.

 keduanya punya alibi sendiri. Lantas bagaimana dengan partai pengusung mereka, apakah saling mendukung? Atau justru hanya sekedar menyaksikan perdebatan hangat pada dua orang parlemen berdasi ini.

Sebagai Pimpinan yang dipercayakan di pusat, Dewan pimpinan wilayah (DPW) pun harus bertindak tegas pada anggotanya yang mempermalukan partai itu. Namun, hingga saat ini pihak DPW dari dua  Partai Berlambang Mercy dan kabah itu tidak mau pusing dengan persoalan tersebut. Padahal, kasus ini sudah memalukan partai.

 "Seharusnya ketua DPW Partai Demokrat ikut bertindak dipersoalan ini, sebab hal ini bisa juga mencorenga nama baik parta pengusung,’’kata salah satu anggota Dewan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dia mengatakan, jika persoalan tersebut selalu berlarut-larut bisa berdampak juga pada anggota Dewan lain. ‘’memalukan, bikin malu saja. Hancur nama baiknya kita di DPRD Koltim kalo begini,’’kesalnya.

Sementara itu hal serupa diungkapkan oleh Wakil ketua I Djuliansi Silondae, ‘’seharunya ketua DPW Partai bertindak jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut,’’katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi III Abd. Kadir mengatakan, ‘’yang pantas menggunakan DT 7 T itu Djuliansi Silondae, sebenarnya persoalan ini mudah hanya satu menit sudah selesai, tinggal bilang saja ini STNK atur dengan baik,’’ujarnya.

Kata dia, seharusnya ada yang ‘’legowo’’ di persoalan tersebut sehingga tidak berlarut-larut seperti saat ini.(Dekri) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Hasrul Design | Majalah Active | Hasrul - Premium Themes | Best Themes