Alangkah anehnya hidup di tanah air sendiri, dipenuhi
sekelompok oportunis. tak pernah ada jalan menuju kebajikan, semuanya bersifat bajingan.
kepentingan selalu menjadi topik yang mendasar, tidur di kasur empuk namun
dipenuhi kutu busuk. selalu berdiri tegak namun dibayang-bayangi kesesalan.
pemimpin yang cerdas karena kepentingan sendiri.
dalam tidurpun masuk
dalam mimpi buruk. Kesalahan menjadi
trening topik. kebenaran selalu bernuansa ancaman. belum lama mereka hadir
ditanah ini, namun prestasi buruk membuatnya diagung-agungkan. tidak ada yang
luarbiasa semua biasa saja. negeri yang kecil, berbentuk kubangan. dipenuhi
barisan sakit hati.
''ini otoda, ibarat bayi yang baru minum susu'', slogannya
selalu mengental dipermukaan. membuat tangan menjadi lelah, dan tak berdaya
lagi. antek-antek yang berbuat, sutradaranya mungkin dia. ironi, penulis
naskanya selalu disebut pahlawan tampa jasa. mereka hanya berbasa-basi. setiap
aktor memang harus lebih paten, agar jangan digantikan oleh siperan pembantu.
jika seperti ini, hidup basa basi, makan nasi basi.
08.38.00
active.com




0 komentar:
Posting Komentar