| Rapat Paripurna DPRD Koltim terkait Reses |
Tirawuta-Rapat Paripurna Dewan pembahasan hasil reses oleh tim 10 dan tim
15 dapil dua dan empat di Aula DPRD Koltim Selasa (15/3/2016).
Rapat paripurna pada
masa sidang I membahas tentang hasil reses yang dilakukan oleh Anggota
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Timur (KOLTIM) Dapil II dan
Dapil IV pada pekan lalu. Hasil reses tersebut sekaligus akan
diserahkan langsung kepada Bupati Kolaka Timur H.Tony Herbiyansah.
Rapat peripurna
pembahasan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kolaka Timur, Hj. Rahmatia Lukman, Wakil Ketua I Hj. Djuliansi
silondae, dan Wakil Ketua II H. Tadjuddin. M, beserta semua anggota DPRD
dan semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam laporan hasil
reses tim 10 dapil II dibacakan langsung oleh H. Syamsul Rijal, dimana
dalam laporan hasil resesnya itu terdapat tujuh kecamatan yaitu
kecamatan Uluiwiloi, Ueesi, Tinondo, Lalolae, Tirawuta, Loea, dan
Mowewe. Dari 7 kecamatan hasil reses tim 10 terdiri dari 39 desa dan
kelurahan.
Dari sekian banyaknya
masukan atau permintaan masyarakat pada waktu mereka reses lebih dominan
masyarakat membutuhkan jaringan listrik, jaringan komunikasi dan
kesehatan.
"Kesehatan ini mereka
lebih banyak membutuhkan bantuan mobil untuk oprasional puskesmas, kata
Sekertaris komisi I bidang pemerintahan disela-sela pembacaanya.
Olehnya itu,
dilanjutkannya, "kami sangat menekankan kepada para kepala dinas terkaid
utamanya kepada Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, dan Badan
Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa agar menjadi Pekerjaan Rumah dalam
menyikapi permintaan masyarakat,"ujar dia.
Sementara itu tim 15
juga menyampaikan laporanya yang dibacakan langsung oleh Abdul Kadir.
dalam laporanya, terdapat lima Kecamatan yg terdiri dari 46 desa dan
kelurahan. Didalam laporanya itu, masyarakat lebih dominan mengeluhkan
masalah sarana dan prasarana yang belum memadai. Diantranya jaringan
irigasi dibidang pertanian.
"Tim 15 juga telah
mengumpulkan keluhan-keluhan masyarakat yang paling dominan di bidang
pertanian, pengairanya yang belum begitu ideal untuk dipakai para
petani," katanya
Ketua DPRD Koltim Hj.
Rahmatia Lukman saat diwawancarai oleh sejumlah media usai rapat
tersebut mengharapkan, agar kiranya rapat pembahasan hasil reses tim 10
dan tim 15 menjadi pekerjaan Dprd Koltim semua dalam menampung aspirasi
masyarakat.
Masukan masyarakat tersebut akan dipenuhi mengigat banyaknya masukan permintaan mereka.
"Kemungkinan kami di
DPRD akan mengumpulkan aspirasi rakyat dan itu akan di realisasikan
secara berjenjang sembari menunggu persetujuan dari bupati," kata
Rahmatia. (Dekri)
03.15.00
active.com



0 komentar:
Posting Komentar