Kamis, 28 Juli 2016

Mustakim Darwis: Tujuan RPJMD Memberikan Landasan Pelaksanaan Pembangunan STAKE HOLDERS




-Liputan Khusus BAPPEDA Koltim

Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) telah membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Rapat penetapan RPJMD digelar di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Koltim.

Saat Pembahasan, terlihat meriah. Betapa tidak, rapat yang membahas tentang pembangunan jangka menengah ini, dihadiri sejumlah perangkat daerah. Tidak ada yang terlewatkan. Semua yang berkaitan dengan kepentingan umum diundang resmi oleh Kepala BAPPEDA Koltim Dr.Mustakim Darwis, SE MSi.

Legislatif, Ormas, LSM Maupun Sejumlah Kepala Kecamatan se Koltim. Terlihat serius memperhatikan pemaparan maksud dan tujuan RPJMD yang di bacakan langsung oleh Kepala Bappeda Koltim Mustakim Darwis. Sang Doktor muda ini mengatakan, maksud penyusunan RPJMD adalah untuk memberikan arahan sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan (Stake Holdres red). dalam mewujudkan dan melaksanakan cita-cita. visi dan misi, tujuan sasaran, pembangunan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Sedangkan Tujuan pokok pembahasan RPJMD Kata Doktor mudah ini, ada Lima poin yaitu, Memberikan landasan pelaksanaan pembangunan Stake Holdres. Konsistensi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelksanaan pembangunan. Sebagai instrumen dalam mengevaluasi kinerja pemerintah Kabupaten Koltim. Sebagai pedoman penyusunan renstra SKPD dan penyusunan program kegiatan tiap tahun. dan Memberikan arah kebijakan perencanaan pembangunan lima tahun kedepan yang diuraikan dalam program SKPD tiap taun.

Dihadapan ratusan kasat mata, Mustakim Menyebutkan ISU dan permasalahan pembangunan wilayah kabupaten Kolaka Timur sesuai hasil analisis. yaitu Adanya desparitas antara wilayah kecamatan. Daya saing komoditi unggulan secara kompetitif dan komperatif belum optimal. Daya ungkit ekonomi wilayah secara multiplier effeck belum optimal. Konektivitas wilayah antara kawasan cepat tumbuh, sedang tumbuh dan relatif tertinggal belum optimal. Sarana dan prasarana pelayanan umum pemerintah belum terbangun.

Selain itu, Sarana dan Prasarana pelayanan kesehatan dan pendidikan belum optimal. Produktivitas lahan pertanian, perkebunan dan pasca panen belum optimal. Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia relatif belum optimal. Investasi pemerintah dan swasta masih rendah. Pemberdayaan masyarakat bidang ekonomi dan pembangunan relatif belum berjalan. Pelestarian dan pengendalian lingkungan berkelanjutan relatif belum berjalan. Adanya sebagian wilayah desa yang masuk di hutan lindung, hutan produksi dan KSN rawa opa watumohai dan rawa tinondo. 

Dalam wawancara kami Mustakim mengungkapkan, pokok permasalahan yang paling serius yaitu mengedepankan Visi Bupati Kolaka Timur Drs. H. Tony Herbiansyah, M.Si dan Wakil Bupati Kolaka Timur Hj. Andy Merya Nur, S.Ip. (Tentram) yakni mewujudkan kabupaten kolaka timur sebagai wilayah agrobisnis yang unggul dan berdaya saing. dengan cara, Pengembangan sentra-sentra produksi pertanian dalam arti luas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Peningkatan pertumbuhan ekonomi wilayah melalui investasi swasta dan pemerintah. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan, kesehatan berikut pemuda serta olahraga kolaka timur. 

Selain itu, ia juga mengatakan demi tercapainya peningkatan kualitas tata kelola pemerintah yang baik (good governance red) dan pencegahan pelanggaran penegakkan hukum serta, sumber daya aparat. Juga Pengembangan interkonektivitas antara kawasan dan infrastruktur ekonomi wilayah, Infrastruktur dasar perdesaan, perkantoran. Pengendalian dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Serta, Peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa, melaksanakan revolusi mental, pelestarian budaya. Nilai -nilai kearifan lokal, pemberdayaan perlindungan dan pembinaan kesejateraan masyarakat.

Hal tersebut kata Mustakim dapat tercapai, dengan cara mengembangkan potensi komoditi yang ada seperti pengembangan kakao, padi sawah, kadele, industri pengolahan kayu, jagung, kelapa dalam, kopi, kacang hijau, dan peternakan besar dan kecil.

''Dengan begitu, Visi Pemimpin kita dapat tercapai dengan baik. Sesuai Akronimnya 'TENTRAM' menciptakan ketentraman masyarakat melalui Agrobisnis,''ujarnya. (Dekri) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Hasrul Design | Majalah Active | Hasrul - Premium Themes | Best Themes