-Liputan Khusus BAPPEDA Koltim
Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) telah membahas
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Rapat penetapan RPJMD
digelar di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Koltim.
Saat Pembahasan, terlihat meriah. Betapa tidak, rapat yang
membahas tentang pembangunan jangka menengah ini, dihadiri sejumlah perangkat
daerah. Tidak ada yang terlewatkan. Semua yang berkaitan dengan kepentingan
umum diundang resmi oleh Kepala BAPPEDA Koltim Dr.Mustakim Darwis, SE MSi.
Legislatif, Ormas, LSM Maupun Sejumlah Kepala Kecamatan se
Koltim. Terlihat serius memperhatikan pemaparan maksud dan tujuan RPJMD yang di
bacakan langsung oleh Kepala Bappeda Koltim Mustakim Darwis. Sang Doktor muda
ini mengatakan, maksud penyusunan RPJMD adalah untuk memberikan arahan
sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan (Stake Holdres
red). dalam mewujudkan dan melaksanakan cita-cita. visi dan misi, tujuan
sasaran, pembangunan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
Sedangkan Tujuan pokok pembahasan RPJMD Kata Doktor mudah
ini, ada Lima poin yaitu, Memberikan landasan pelaksanaan pembangunan Stake
Holdres. Konsistensi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelksanaan
pembangunan. Sebagai instrumen dalam mengevaluasi kinerja pemerintah Kabupaten
Koltim. Sebagai pedoman penyusunan renstra SKPD dan penyusunan program kegiatan
tiap tahun. dan Memberikan arah kebijakan perencanaan pembangunan lima tahun
kedepan yang diuraikan dalam program SKPD tiap taun.
Dihadapan ratusan kasat mata, Mustakim Menyebutkan ISU dan
permasalahan pembangunan wilayah kabupaten Kolaka Timur sesuai hasil analisis.
yaitu Adanya desparitas antara wilayah kecamatan. Daya saing komoditi unggulan
secara kompetitif dan komperatif belum optimal. Daya ungkit ekonomi wilayah
secara multiplier effeck belum optimal. Konektivitas wilayah antara kawasan
cepat tumbuh, sedang tumbuh dan relatif tertinggal belum optimal. Sarana dan
prasarana pelayanan umum pemerintah belum terbangun.
Selain itu, Sarana dan Prasarana pelayanan kesehatan dan
pendidikan belum optimal. Produktivitas lahan pertanian, perkebunan dan pasca
panen belum optimal. Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia relatif belum
optimal. Investasi pemerintah dan swasta masih rendah. Pemberdayaan masyarakat
bidang ekonomi dan pembangunan relatif belum berjalan. Pelestarian dan
pengendalian lingkungan berkelanjutan relatif belum berjalan. Adanya sebagian
wilayah desa yang masuk di hutan lindung, hutan produksi dan KSN rawa opa
watumohai dan rawa tinondo.
Dalam wawancara kami Mustakim mengungkapkan, pokok
permasalahan yang paling serius yaitu mengedepankan Visi Bupati Kolaka Timur
Drs. H. Tony Herbiansyah, M.Si dan Wakil Bupati Kolaka Timur Hj. Andy Merya
Nur, S.Ip. (Tentram) yakni mewujudkan kabupaten kolaka timur sebagai wilayah
agrobisnis yang unggul dan berdaya saing. dengan cara, Pengembangan
sentra-sentra produksi pertanian dalam arti luas, dan pemberdayaan ekonomi
masyarakat. Peningkatan pertumbuhan ekonomi wilayah melalui investasi swasta
dan pemerintah. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia melalui
pelayanan pendidikan, kesehatan berikut pemuda serta olahraga kolaka timur.
Selain itu, ia juga mengatakan demi tercapainya peningkatan
kualitas tata kelola pemerintah yang baik (good governance red) dan pencegahan
pelanggaran penegakkan hukum serta, sumber daya aparat. Juga Pengembangan
interkonektivitas antara kawasan dan infrastruktur ekonomi wilayah,
Infrastruktur dasar perdesaan, perkantoran. Pengendalian dan pelestarian
lingkungan yang berkelanjutan. Serta, Peningkatan persatuan dan kesatuan
bangsa, melaksanakan revolusi mental, pelestarian budaya. Nilai -nilai kearifan
lokal, pemberdayaan perlindungan dan pembinaan kesejateraan masyarakat.
Hal tersebut kata Mustakim dapat tercapai, dengan cara
mengembangkan potensi komoditi yang ada seperti pengembangan kakao, padi sawah,
kadele, industri pengolahan kayu, jagung, kelapa dalam, kopi, kacang hijau, dan
peternakan besar dan kecil.
''Dengan begitu, Visi Pemimpin kita dapat tercapai dengan
baik. Sesuai Akronimnya 'TENTRAM' menciptakan ketentraman masyarakat melalui
Agrobisnis,''ujarnya. (Dekri)
05.58.00
active.com



0 komentar:
Posting Komentar