Tirawuta, dot com- Senilai Rp. 15 Milyar. Dana Tambahan penghasilan pegawai (TPP) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Terpaksa di tunda untuk dicairkan. Bupati Koltim Drs H Tony Herbiansyah MSi. Menunda pencairan tersebut diakibatkan saat ini belum ada kedisiplinan pegawai di Koltim.
Kata Bupati, meskipun saat ini Pemerintah Daerah sudah menganggarkan Senilai miliaran rupiah di APBD Koltim.
Namun tidak bakalan di setujui untuk cairkan, jika penerima penghasilan tambahan belum disiplin.
"Saya baru bisa menyetujui pencairan TPP, jika para penerima tunjangan penghasilan sudah disiplin,"ujar Tony Herbiansyah. Pada saat upacara perdana masuk kantor senin lalu.
Kata dia, pengalaman beberapa tahun lalu pada saat dia menjadi Pelaksana Bupati Koltim.
Para Pegawai diberikan Tunjangan Lauk pauk dengan tujuan tidak ada alasan untuk tidak disiplin. Namun, penerima lauk pauk justru tetap saja tidak disiplin. " beberapa tahun lalu, mereka diberikan tunjangan lauk pauk, namun sama saja tetap tidak disiplin,"ujar Tony
Kata Bupati Terpilih itu,
dana Rp. 15 Milyar untuk TPP bukan merupakan dana yang kecil. Lagi pula Koltim merupakan daerah otonomi baru "Jadi dibutuhkan kinerja yang baik serta kedisiplinan pegawai,"paparnya
Mantan Pelaksana Bupati Koltim pertama itu, menjelaskan dihadapan ratusan pegawai negeri sipil. kedisiplinan pegawai negeri di Koltim menurutnya, dipengaruhi dengan kondisi gedung dan ruangan yang belum memadai.
"Kalau kondisi ruangan yang berhimpitan dan tidak bisa menampung tempat duduk semua pegawai, maka akan menjadi alasan untuk tidak masuk kantor. Tapi, kalau gedung sudah memadai dan cukup ruangan, saya yakin semua akan disiplin,"kata dia
Selain masalah kondisi gedung dan ruangan kata dia, juga masalah absen sidik jari atau finger print, juga akan menjamin kedisiplinan pegawai jika diterapkan.
"Karena kalau sudah menggunakan system seperti ini, tidak mungkin seorang pegawai tidak hadir ke kantor.
sebagai salah satu penilaian utama untuk mendapatkan pegawai disiplin juga finger print,"tambahnya.(Dekri)
10.47.00
active.com



0 komentar:
Posting Komentar